mengasah kreatiPitas

warning: Missing argument 2 for archive_help() in /home/aurw5858/public_html/modules/archive/archive.module on line 7.

Coba deh sebutkan warna dari tulisan berikut, bisakah dengan cepat? :)

www.sisisisi.net
otak kiri akan memaksa kita membaca apa yang tertulis..sementara otak kanan akan membuat kita menyebutkan warna dari tulisan

Kalau kamu termasuk orang yang tergagap-gagap menyebutkan warna dari setiap tulisan…berarti ada tanda-tanda kamu orangnya kurang kreatiP :)
ups.. jangan manyun gitu dungs :)
Gak ada salahnya menjadi orang yang cendrung menggunakan otak kiri atau hanya cendrung menggunakan otak kanan..hey, ini dunia normal kok :)setiap orang pasti punya porsi dan kontribusinya masing-masing

Tapi ternyata menarik juga loh kalau kita bisa menyeimbangkan kegunaan dari kedua sisi otak kita itu: kanan dan kiri!
Saya tergelitik untuk share setelah baca bukunya Yoris Sebastian: Buku Pintar Seorang Creative Junkies

“emang apa gunanya coba nyeimbangin otak kiri dan otak kanan? Lu kurang kerjaan banget sih??” celetuk teman saya.
"biar jadi orang yang lebih kreatiP!" jawab saya dengan tegas

“Kenapa sih kita harus kreatiP?”
Pertanyaan itu juga yang muncul di chapter 1 bukunya Yoris
“pekerjaan saya gak mengharuskan saya kreatiP!”
"saya ibu rumah tangga biasa, ngapain mesti kreatiP?"

Prens, dalam tiap saat, kita selalu dihadapkan dengan pengambilan keputusan! Dari mulai kita bangun pagi-pagi sampai tidur lagi malam hari..gak berhenti ngambil keputusan.
Proses pengambilan keputusan itu butuh kreatiPitas loh!
Coba:
-Milih mau pakai baju apa…madu-madanin baju atasan, bawahan, daleman, kaos kaki, sampai tas dan aksesoris yang dipakai…itu pake kreatiPitas
-Mau bikin sarapan pagi... madu-madanin bahan2 masakan..itu pake kreatiPitas
-Mau brangkat kerja lewat jalur mana…otak muter berkreatiP nyari jalan yang nyaman
Mulai kebayang ya?.... :)

So kreatiP bukan hanya milik seniman, penulis, penari, pemain teater, pembuat film, designer, dkk
Ia juga milik orang-orang yang bekerja di berbagai bidang!
Seorang Guru harus kreatiP mikir gimana metode mengajar yang atraktif dan menyenangkan
Seorang Ibu RT harus kreatiP memanage rumah tangga dengan dana terbatas (bukan curcol, sungguh! Xixixi)
Seorang Produk Development harus kreatiP bikin requirement yang dapat dimengerti oleh semua pihak
Seorang Reps Call Center harus kreatiP memilih bahasa dan cara yang tepat dalam menjelaskan sebuah produk kepada tipe2 pelanggan yang berbeda
Seorang pelajar/mahasiswa/karyawan yang kadang mesti bikin slide presentasi dalam tugas-tugas hariannya

kreatiPitas dibutuhkan oleh semua orang..!

itulah kenapa saya mau bagi bagaimana cara mengasah kreatiPitas kita.
dimulai dari cara-cara yang sederhana
diharapkan, cara-cara sederhana ini bisa membangkitkan keinginan kita untuk berkreasi thd hal2 kecil dan mentrigger kreatiPitas kita thd hal2 besar :)

begini cara mengasahnya:
1. Break your routine
Saya agak lupa judul bukunya, namun buku itu mengajak kita mendobrak rutinitas dengan hal2 kecil seperti: kalau biasa pakai jam tangan di kiri, coba ganti ke tangan kanan. Nyisir rambut belahan kiri, besok coba deh belahan kanan atau pakai poni? Xixixixi. Punya kebiasan nulis pakai tangan kanan, yuk nyoba pakai tangan kiri :)

2. Reading books (hard/soft copies)
Masih ingat ya waktu kecil kita sering dengar orang bilang “buku adalah jendela dunia”. Masih kok sampai sekarang… dengan membaca kita bisa mengetahui banyak hal… bacalah hal2 yang inspiratiP…yang sesuai dengan keperluanmu saat ini..

3. Attending seminars
Sometimes attending seminar menambah wawasan kita. Even ini cukup praktis karena dalam 1 seminar semua ilmu yang dibutukan dalam 1 topik bisa kita dapat. Well walaupun menurut saya, tergantung juga pembicaranya siy…kalau asyik..iya lah..lah kalau pas enggak… :)

4. Watch movies
Nah ini menarik, Yoris bilang dia suka dapat inspirasi dari film2..
saya sendiri juga termasuk orang yang suka nonton film dan selalu mendapat insight2 menarik dari sebagian besar film yang saya tonton
“Gw senang deh kalau lu cerita ttg film yang lu tonton, karena lu bisa nangkap apa yang orang lain gak liat” komentar satu teman saya
“halah, kalau lu yang nonton, semua film dibilang bagus!” komentar teman saya yang lain
Kwkwkkwkwkwkwkkw, owh yes..saya gak defend…saya gampang suka sama film, karena buat saya nonton film itu membangkitkan inspirasi sungguh!
Contoh sederhana gini: Saya pernah menemani anak saya nonton film Tinker Bell 2,

disitu ada adegan peri cowok lagi marahan sama peri cewek: mereka bertengkar karena berbeda pendapat
Saat lagi kesal dan dongkol….peri cowok terbang ke pohon dimana seekor burung hantu sedang bertengger
Lalu peri cowok mulai curcol (yeah ini gak seperti aslinya tapi kira-kira beginilah percakapannya :))

Peri cowok: “ugh aku sebel banget deh sama si Tinker Bell!”
Burung hantu (ber-uhu): “huuuu” (nadanya seperti bertanya ‘who?’)
Peri cowok: “Tinker Bell, dia keras kepala sekali, gak mau dengar omongan saya!”
Burung hantu (ber-uhu kembali):”huuuu” (nadanya seperti bertanya ‘who?’)
Peri cowok: “ituuuuuuuuuu…Tinker bell, biarin aja lah, biar dia jalanin dan rasain sendiri akibatnya!” (dengan nada semakin kesal)
Burung hantu (melanjutkan uhu-nya): “huuuu” (dengan nada masih sama)
(Digambarkan si Peri cowok tiba-tiba berubah wajahnya…melunak…)
Peri cowok: “tapi aku tidak boleh begitu ya…dia kan teman baikku!”
Burung hantu (masih ber-uhu): “huuuu” (nada masih sama)
Peri cowok: “iya aku! Aku harus membantunya…sesalah apapun dia…aku harus mendukungnya…aku juga harus memahami dia!”
(Dan sang Peri cowok berseri dan mengucapkan terima kasih pada burung hantu lalu terbang pergi menyusul Tinker Bell)
(burung hantu terlihat bingung)
(tiba-tiba datang Peri lain hinggap di dahan di mana Burung hantu bertengger)
Peri baru datang: “aku sebal sama teman-temanku…masa aku dibilang gendut!”
Burung hantu (ber-uhu): “huuuu” (nadanya seperti bertanya ‘who?’)

Bisa ketebak ya seterusnya gimana? …. Hehehehe..potongan yang menarik!
Disitu digambarkan bahwa kadang…kalau kita lagi kesal…kita cenderung menunjuk ke luar (mencari siapa yang salah) dan dengan adegan cerdas dari Walt Disney team, mereka bisa mengajarkan bahwa sebelum kita pointing ke orang lain…reflect dulu ke diri kita sendiri!!!.... apakah kita berkontribusi pada kejadian tersebut?

Iterasi Hu-hu-hu (plesetan dari who?who?who?) pas bangettttttttttt….
Hey, ini cuma saya yang menangkap demikian atau kalian juga? Hahhahahahahaha. *kalibrasi.com
Begitulah kenapa film termasuk satu media yang membangkitkan kreatiPitas :):) menurut saya

5. Play games
Main game membuat kita brani mencoba, berani mengambil resiko, berani salah:)
Game kadang mengandung nilai-nilai yang dapat dipraktekan di dunia nyata: belajar mengambil keputusan yang tepat dan tidak bisa menyenangkan semua orang, membuat prioritas dimana kita tidak bisa merangkul semua kepentingan. Ada hal2 yang harus dikorbankan demi tercapainya keberhasilan..
So… kalau sudah punya anak…kenalkan pada game…:) namun begitu, tetap manage waktu mainnya biar seimbang juga antara jam belajar dan bersosialisasi :)

6. Take notes
Dunia penuh dengan pesan dan inovasi kreatiP
Saya pribadi selalu mencatat hal2 yang menarik yang saya dapat dari obrolan, papan reklame, iklan TV, lirik lagu, quote movie/teater dll dst pada notes pada Blackberry 8310 saya…
Note-note singkat yang dapat dibaca di kala senggang dan terbukti menggelitik ide2 kreatiP lainnya. :)

7. Listen to the music
Berbagai penelitian membuktikan bahwa music sangat berhubungan dan mempengaruhi kondisi fisiologis kita.
Kalau lagi kerja, kadang denyut jantung dan tekanan darah kita cendrung meningkat, apalagi kalau lagi dekat deadline/hectic day… owh my..iringan music dapat menurunkan ketegangan.
Music dapat membangkitkan reaksi otak kanan yang intuitif dan kreatiP sehingga proses berpikir menjadi seimbang :)
saya setuju dengan Yoris, bahwa kadang lirik lagu yang kita dengar bisa membangkitkan kreatiPitas :)
itulah kenapa saya suka sekali cari lirik lagu untuk semua lagu yang saya punya...

8. Twitter
Yoris menyebut Twitter sebagai salah satu pembangkit kreatiPitas..
mungkin karena dengan nge-twit yang punya keterbatasan 140 karakter, para tweeps dituntut untuk kreatiP merangkai kata menjadi kalimat yang mampu mudah dimengerti maksud yang ingin disampaikan oleh seseorang kepada para followernya

Coba yuk! :)
Dan semoga kita smua smakin kreatiP dalam keseharian dan pekerjaan! :)
smangatttttttttttttttttt