Dari dalam ke luar

warning: Missing argument 2 for archive_help() in /home/aurw5858/public_html/modules/archive/archive.module on line 7.

Hai!
Karena baca status FB (baca: Facebook) seorang teman yang bunyinya “bukalah halaman 97 dari buku yang sekarang sedang kau baca, lalu tulislah point pentingnya disini”
Saya jadi tergelitik untuk membuka halaman ke 97 dari buku yang sedang saya baca ulang untuk ketiga kalinya…. dan voilaaaaaa! Isinya menarik sekali..
Let me share it to you :)
Judulnya: Dari dalam ke luar
Kita merangkak sebelum berjalan, kita belajar aritmatika sebelum aljabar.. kita harus membenahi diri sendiri dulu sebelum membenahi orang lain.
Kalau kamu ingin mebuat perubahan dalam hidupmu, mulailah dari dirimu sendiri, bukannya: istri/suamimu, orang tuamu, anak-anakmu, temanmu, pacarmu, rekan kerjamu.
Dari dalam ke luar! Bukan sebaliknya!
(saya rasa semua sudah tau teori ini :))
Gimana ya mulai dari dalam ke luar?
Buku ini men-share satu cara yaitu menabung “ENERGI POSITIF” ke dalam “REKENING BANK PRIBADI” (RBP)
Bagaimana perasaanmu tentang diri sendiri adalah seperti Rekening Bank
Sama seperti rekening tabungan di Bank, kamu bisa menyimpan atau melakukan penarikan dari RBP mu yaitu lewat hal-hal yang:
- Kamu pikirkan
- Kamu ucapkan
- Kamu lakukan
Contoh: kamu berjanji pada diri sendiri untuk meluangkan lebih banyak waktu dengan keluarga, ketika kamu penuhi janjimu itu artinya kamu menabung ke RBP. Ketika kamu melanggar janjimu itu artinya kamu sedang menarik dari RPB mu.
Nah, apa kabar RBP mu Prens? :)
Begini RBP yang sehat kira-kira:
- Kamu adalah seorang yang memegang prinsip dan tidak mudah ditekan sesama
- Kamu tidak terlalu memusingkan apa kata orang lain jika kamu yakin itu benar
- Kamu memandang hidup sebagai pengalaman positif
- Percaya pada diri sendiri
- Konsisten meraih tujuan
- Turut berbahagia bila ada teman atau orang lain yang sukses
- dll
Dan berikut tips agar RBP mu terus terisi:
1. Penuhi janji-janji kepada dirimu sendiri
Kita harus serius dengan janji-janji kepada diri sendiri maupun kepada orang-orang yang penting dalam hidup kita. Kalau kamu merasa hidupmu tak terkendali, fokuslah pada satu hal yang bisa kamu kendalikan: dirimu sendiri.
2. Lakukan perbuatan-perbuatan baik yang kecil-kecil
Seorang psikiater pernah berkata bahwa kalau kita lagi sedih/gundah/stress, yang terbaik adalah melakukan sesuatu bagi orang lain. Mengapa? Karena hal itu membuatmu terfokus ke luar. Efek samping dari menolong orang lain adalah merasa senang!
3. Bersikap lembutlah pada dirimu sendiri
Bersikap lembut bisa berarti: mensyukuri dirimu sendiri lengkap dengan seluruh keadaannya, easy going, bisa memaafkan diri sendiri kalau lagi gagal :) “learning to love yourself..is the greatest love of all” (seperti lagu yang dinyanyikan oleh Whitney Houston)
4. Bersikaplah yang jujur
Kejujuran banyak bentuknya.
Pertama kejujuran pada diri sendiri. Judy Garland mengungkapkan “Jadilah selalu versi kelas satu dirimu sendiri, ketimbang versi kelas dua orang lain.” Just be you!
Kedua ada kejujuran dalam perbuatan :)
5. Perbaharui dirimu
Selama masih dalam situasi suntuk/terpuruk, cobalah untuk release dulu, do something that you like, something fun, something health, something positive with your beasties
Ketika kita sudah dalam fase menyadari kondisi diri ada di mana, lekaslah bergerak, pro-aktiflah untuk memperbaiki keadaan diri. :)
Jangan parkir lama-lama :) selain mahal bayarnya..kamu juga membuat dirimu kehilangan kesempatan melihat hal-hal lain yang lebih menarik
6. Kembangkan talenta-talentamu
Ekspresikan dirimu! Enjoy it!
Have a Great Day Prens :)
(disarikan dari buku the 7habits of highly effective teens karangan Sean Covey)