knowledge

warning: Missing argument 2 for archive_help() in /home/aurw5858/public_html/modules/archive/archive.module on line 7.

Edward de Bono's Six Thinking Hats

Apa kabar Rekans?
Smoga semua pada sehat2

Akhir pekan lalu tiba-tiba saya terserang flu. Entah kenapa rasanya flu kali ini sangat berbeda dengan flu yg biasa..
Badan serasa remuk redam membuat tubuh lemas dan lunglai,
kepala cenat cenut membuat konsentrasi menjadi buyar kemana-mana,
belum lagi mata yang panas membuat selalu ingin terpejam.

Untuk itu sebelum mulai sharing, saya menghimbau :)
Jagalah kesehatan!
minum air putih minimal 8 gelas perhari. Maintain makanan bergizi terutama perbanyak buah dan sayur.

Di sela-sela hibernasi weekend kemarin, saya sempat menonton film KNOWING, film tentang deretan angka tulisan anak SD yg ternyata merupakan deretan tanggal dan angka peristiwa/musibah besar yang terjadi di dunia.
Satu adegan yang menarik perhatian saya adalah di awal film:
disitu digambarkan seorang guru di sebuah kelas SD memulai kelasnya dengan berkata kira-kira begini:
“Anak-anak, sekarang waktunya kita memakai topi imajinasi kita, tulislah di kertas apa yang kira-kira kamu inginkan 50 tahun ke depan.
Nanti tulisan kalian akan kita masukkan ke dalam kapsul ini (ia mengangkat sebuah kapsul besi) , dan kita kubur untuk dibuka 50 tahun kemudian.”
Lalu anak-anak SD itu pura-pura mengambil topi dan memakaikan ke kepala mereka dan mulai menulis di secarik kertas

Wow, even cuma adegan di film, saya bisa mbayangin asyiknya bermain-main dengan topi imajinasi :):) dan melihat adegan itu,
entah kenapa saya langsung ingat sama Six Thinking Hatsnya Edward de Bono

Tips Menjaga Motivasi untuk Menyelesaikan Apa yang Sudah Dimulai

Minggu pagi, sudah duduk rapi di beranda rumah, menyeruput teh manis hangat buatan si Mbok...
Langit terlihat kelabu dan angin agak kencang bertiup…daun-daun pohon jambu di halaman rumah terombang-ambing ke kanan dan ke kiri.
Ketika kaki melangkah hendak berangkat ke Gereja, hujan turun mengguyur...
Saya lalu memutuskan untuk Misa sore saja
Masuk kembali ke rumah, duduk di meja kerja, mulai membuka laptop dan buku agenda..
Minggu, 27 Februari 2011. Ada 1 tugas pribadi yang harus diselesaikan dalam dua minggu kedepan, tugas ini sudah nangkring di agenda saya lebih dari satu setengah bulan dan melihat corat coretannya, terakhir kali saya menyentuh tugas itu adalah dua minggu yang lalu..

Dua minggu yang lalu?! Owh my…
Berati dari satu setengah bulan berjalan, setengah bulan sudah saya anggurkan itu tugas.
”Hey hellooo !! apa guna kata-kata action-mu cisca! Gak konsisten banget siy. Ayuk kerjakan!” seru miniature saya berbaju peri cantik dan bersayap malaikat yang muncul melayang-layang di sudut kanan atas kepala
“Mana hasilnya?? Process oriented memang penting, tapi lebih penting lagi result oriented! jangan cepat puas ah!” bayangan wajah teman dekat saya yang akhir-akhir ini sering banget ngingetin untuk result oriented ikut-ikutan datang mengomentari

change your perception, change your paradigm!

Hai hai hai…Sudah Senin lagi… mudah-mudahan pada refresh dan sehat-sehat :)

Hari Minggu kemarin seperti biasa saya menginvestasikan 1 jam waktu untuk riset via internet…cari-cari bahan apa saja untuk mendukung project-project baik pekerjaan maupun pribadi :)
Saya menemukan 1 gambar menarik tentang persepsi dari blog milik David Armano: Logic+Emotion

Gambar di atas ingin menyampaikan bahwa bagaimana kita terlihat(berprilaku, bertutur) sangat dipengaruhi dari cara kita berpikir.

lost in translation

Di suatu makan siang saya duduk bersama 2 orang teman saya
Jaman sekarang mungkin gak heran lagi ya melihat pemandangan orang duduk semeja tapi pada saling pegang gadget dan asyik sendiri-sendiri :)
Jadi ingat tagline tentang satu alat komunikasi, gadget yang sedang banyak digandrungi masyarakat Indonesia saat ini: “mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat” xixixi

Begitulah yang terjadi siang itu :)
Kedua teman saya asyik masyuk dengan gadgetnya sementara saya duduk mengamati mereka berdua sambil makan :) :)
Yupe, saya masih lebih suka duduk dan punya real interaksi dengan orang-orang di sekitar saya
Seru juga mengamati ekspresi teman-teman yang sedang berinteraksi dengan partnernya yang entah ada di mana dan membicarakan entah apa :)

about aurigel

aurigel itu apaan sih?
Begitulah pertanyaan pertama rata-rata orang yang mendengar kata "aurigel"
Okeh..jadi begini
saya ini adalah seorang pecinta langit malam
waktu saya kecil, kala malam tiba, saya senang sekali manjat genteng...menggelar selimut...dan tiduran sambil memandangi langit.
Kebetulan dulu saya tinggal di kota kecil yang temaram...sehingga masih bisa menikmati hamparan bintang-bintang berkelap kelip indah.
Kecintaan saya akan langit malam dengan bintang-bintangnya terbawa hingga dewasa..